Jakarta siang yang cuaca sedikit agak mendung. Jam hampir menunjukan pukul 12 itu berarti waktu makan siang akan segera dimulai. Aku dan temanku, sebut saja Monik sudah merapihkan meja dan dia mulai mengambil dompet dalam tasnya. Seraya aku berjalan keluar bersamanya aku langsung memberikan kode untuk mengajak makan siang bersama - sama. Aku bbm teman - teman yang lainnya untuk makan siang bareng dan berjumpa disebuah kantin kecil milik kantor yang terbilang pengap karena terletak dilantai paling bawah. Aku sih menyebutnya basement jajan bukannya kantin hahaha
Satu persatu temanku yang lainnya berdatangan seperti ervan (kayaknya bukan nama sebenarnya) dan tidak lama disusul oleh Iman (bukan nama sebenarnya juga). Kita semua duduk disekitar meja yang tidak terlalu luas namun cukup untuk kami berlima (karena dipaksa dngan menambahkan kursi)
Berbagai cerita mulai dibincangkan dari Desi (temanku satu redaksi bersama monik) dia menceritakan terus terang kepada Ervan bahwa temannya yang beberapa hari lalu berpapasan suka padanya. Ervan menolak aku dan yang lain hanya ketawa saja.
Lalu di lanjut ke Iman yang kata Desi dia punya pacar anak LSPR. Aku cuma mesem saja siapa orang yang dimaksud hahahaha.
Makan siang berlanjut seperti biasanya. Setelah habis menyantap makanan yang kita pesan masing - masing ceritapun berlanjut. Mulai dai A - Z kita semua tertawa jika ada cerita yang konyol. Tak lama kemudian temanku satunya lagi datang. Yogi namanya. Kata Desi dia mirip pak bos (sensor).
Hampir tiga puluh menit berlalu begitu saja. Badanku terasa gerah dan pengap karena suasana kantin yang makin ramai ini. Aku terdiam seketika, mungkin ini jadi makan siang yang menyenangkan untuk terakhir kami berkumpul disini. Pasalnya temanku Iman dan Yogi mereka magang hanya tinggal beberapa hari lagi disini. Setelah itu mungkin aku hanya akan makan siang bareng Monik, Ervan dan Desi. Mungkin agak sedikit sepi nantinya. Mungkin juga ini akan dikenang oleh mereka yang merasakan kebersamaan ini.
Aku berharap sih suatu hari nanti komunikasi kita tetap terjalin meski beda kuliah, kerja dan tempat tinggal. Benar - benar makan siang yang menyenangkan menurutku :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar